Berita/

Potensi dan Tantangan Transisi Energi: Apa yang Bisa Diisi oleh LPDP?

LPDPedia 18 Jul 2023

Potensi dan Tantangan Transisi Energi: Apa yang Bisa Diisi oleh LPDP?

Isu transisi energi dan konservasi alam menjadi agenda pembangunan dunia paling mendesak dan ambisius termasuk di Indonesia. Paris Agreement yang turut diratifikasi oleh Indonesia turut berimplikasi pada perlunya tindakan nyata dalam mitigasi, adaptasi, dan dukungan pendanaan terkait perubahan iklim, di antaranya adalah komitmen Indonesia untuk mencapai net zero emission pada tahun 2060. 

Sebagai komitmen nyata LPDP dalam mendukung agenda transisi energi, penempatan portofolio investasi Dana Abadi dilakukan pada obligasi berwawasan lingkungan/green bonds yang diterbitkan emiten dan penerbitan obligasi tematik oleh Pemerintah. Bisa dipastikan, investasi LPDP akan selalu mendukung ekosistem keuangan berkelanjutan dan proyek strategis nasional khususnya pada isu transisi energi. Hal tersebut disampaikan oleh Direktur Utama LPDP, Andin Hadiyanto saat membuka Seminar Investasi: Peran LPDP dalam Mendukung Transisi Energi Nasional Selasa, 18 Juli 2023. 

Pada gelaran tersebut, LPDP turut mengundang representasi dari para partner strategis yang selama ini membersamai dan berkolaborasi dengan LPDP dalam menjalankan proses bisnis di berbagai sektor, mereka adalah; Andrew Fransiscus, Senior Program Officer, ADB; Edwin Syahruzad, Direktur Utama PT Sarana Multi Infrastruktur (PT SMI); dan Direktur Utama, PT Pertamina (Persero) yang diwakili oleh Emma Sri Martini, Direktur Keuangan PT Pertamina (Persero). 

Dalam paparannya, Andrew Fransiscus menilai dukungan LPDP pada isu-isu transisi energi khususnya melalui instrument investasi telah berjalan di atas rel yang benar. Hal ini kemudian perlu dilanjutkan dengan pengembangan kapasitas SDM melalui pemberian beasiswa dan pengembangan inovasi melalui pendanaan riset di sektor/bidang yang terkait dengan transisi energi dan pemanfaatan energi terbarukan. 

Direktur Utama PT SMI, Edwin Syahruzad yang hadir sebagai narasumber kedua mengapresiasi inisiasi Kerangka Kerja Sama bersama LPDP yang sempat disepakati akhir Mei lalu. Kesepakatan yang mencakup Kerja Sama Investasi, Pengembangan Kapasitas SDM, Pendanaan Riset, dan penjajakan penyaluran Dana Filatropi, telah berjalan dan memasuki babak baru dengan ditandatanganinya Perjanjian Pendahuluan Rencana Penerbitan Instrumen Investasi yang dilakukan di sela-sela kegiatan ini. 

Setelah PT SMI, kini giliran PT Pertamina (Persero) yang turut berkolaborasi dengan ditandatanganinya Kesepakatan Kerangka Kerja Sama pada acara tersebut. Dalam paparannya, Direktur Utama yang diwakili Direktur Keuangan PT Pertamina, Emma Sri Martini mengungkap bahwa seluruh proses bisnis LPDP yaitu investasi, pendanaan riset, dan pendanaan beasiswa dinanti pula oleh PT Pertamina dalam mengawal usaha transisi energi nasional. Misalnya di sektor SDM, Pertamina membutuhkan para ahli yang mendukung digitalisasi seperti cyber security, cloud computing and networking, AI & ML, big data, blockchain,  dan para ahli di bidang spesifik migas seperti CCUS (Carbon Capture, Utilization, and Storage), petrochemical engineering, sustainability, renewable energy, EOR/IOR Engineering, integrated reservoir model, dan sebagainya, dan kebutuhan akan SDM ini tentu dapat dipenuhi dengan keberpihakan LPDP sebagai lembaga pemberi beasiswa. 

 

#lpdpfest2023 #lpdpedia #sejutaharapan

Bagikan:

LPDPedia

Perjalanan LPDP Festival Melintasi Masa

Tahukah kamu kalau LPDP Festival tahun ini bukan yang pertama kali diselenggarakan?

LPDP Festival ini punya nama yang berbeda-beda dari tahun ke tahun. Dimulai dari tahun 2015 bernama LPDP Edu Fair, acara ini mampu mendatangkan lebih dari 5.000 pengunjung di Gedung Dhanapala Kementerian Keuangan. Di sela-sela kegiatan ini, Museum Rekor Indonesia (MURI) memberikan penghargaan kepada LPDP sebagai lembaga pemberi beasiswa terbesar di Indonesia.

Pada tahun 2016, LPDP Edu Fair digelar di dua kota, Jakarta dan Surabaya dengan mengusung tema World Class Education. Acara ini berhasil membawa antusiasme 8.123 orang pengunjung di Jakarta dan 6.566 orang pengunjung di Surabaya. LPDP Edu Fair di tahun berikutnya menambahkan satu kota penyelenggara yaitu Yogyakarta guna membangkitkan awareness yang lebih massif kepada kawula muda mengenai kesempatan studi lanjut.

Kolaborasi antara Kemenristekdikti, Kemenag, Bappenas dan LPDP menghasilkan gelaran Indonesia International Education Fair (IIEF) pada 2018. Sekitar 6.102 pengunjung tercatat mendatangi acara yang digelar di Balai Sudirman Jakarta dan ada 10.000 antusiasme pengunjung yang hadir di Sportorium Yogyakarta.

Pandemi Covid-19 memaksa acara tahunan LPDP harus absen. Kini, relasi fisik yang sempat terpisahkan selama tiga tahun akhirnya bisa terajut kembali melalui LPDP Fest 2023. Mari, bertemu kembali dan rasakan pengalaman yang berbeda dan penuh manfaat di LPDP Fest 2023.

Tak hanya pameran pendidikan (Edu Fair), LPDP Festival 2023 yang akan digelar 1-2 Agustus 2023 akan menjadi wajah perjalanan LPDP selama 11 tahun berkarya. Kamu akan disuguhkan dengan banyak acara seperti Jobfair, Research Fair, Seminar Riset, Bioskop Mini dari Dana Indonesiana, Performa Budaya, TOEFL/IELTS Test. Ajak rekan, saudara, keluarga, tetangga, dan orang-orang tercinta lainnya di sekitarmu untuk hadir! Mari bertemu kembali dan rasakan pengalaman yang berbeda dan penuh manfaat.

 

#lpdpfest2023 #lpdpedia #sejutaharapan

LPDPedia

Acara Puncak LPDP Festival: Satukan Visi, Pulanglah, dan Membangun Negeri

Digelarnya Acara Puncak LPDP Festival pada Kamis (3/8) di Mall Kota Kasablanka menandai puncak LPDP Festival 2023 yang telah berlangsung selama dua hari sebelumnya. Acara yang mengusung tema “Enlivening Indonesia Advancing The Nation" ini ingin menunjukkan kontribusi LPDP terhadap pengembangan SDM dan inovasi bangsa melalui beasiswa maupun pendanaan riset.

Tak tanggung-tanggung, Presiden Republik Indonesia Joko Widodo hadir di Acara Puncak LPDP Festival. Sebelum memasuki main stage tempat ribuan alumni dan awardee LPDP yang diundang, Presiden menyempatkan menengok sejumlah booth pameran riset yang didanai LPDP melalui program RISPRO (Riset Inovatif Produktif). Sejumlah pameran riset yang hadir adalah seperti Patriot-Net, Kereta Cepat Indonesia, CNC Innostra, Batik Tulis Butimo, GESITS, FIN Komodo Bledhex, dan lainnya. Presiden didampingi Menteri Keuangan Sri Mulyani dan Direktur Utama LPDP Andin Hadiyanto tampak antusias dan berinteraksi terhadap sejumlah peneliti.

Dalam sambutannya, Kepala Negara mengapresiasi LPDP Festival sebagai sarana promosi pendidikan kepada masyarakat luas untuk mempersiapkan SDM unggul dalam menghadapi bonus demografi. 

“Ini sangat penting karena kita akan menghadapi bonus demografi yang nanti di tahun 2030 68,3 persen penduduk kita adalah penduduk usia produktif. Dan ini biasanya hanya sekali dalam sejarah peradaban sebuah negara, hanya sekali, tidak akan terulang lagi,” ujar Presiden Joko Widodo.

Lebih lanjut Presiden Joko Widodo mengemukakan bahwa dalam 13 tahun mendatang adalah saat yang menentukan apakah negara ini bisa melompat menjadi negara maju atau tidak. Oleh karena itu perlu mempersiapkan sumber daya dan ilmu pengetahuan anak bangsa dengan sebaik-baiknya agar dapat membawa pada kemajuan serta memiliki daya saing global.

Tidak lupa secara khusus Presiden Joko Widodo berpesan kepada para alumni beasiswa LPDP di luar negeri untuk pulang dan berkarya memajukan bangsa. 

“Yang paling penting saya titip, pulang! Pulang! Pulang! Meskipun gaji di sini mungkin lebih rendah sedikit, tetap pulang! Meskipun mungkin fasilitas enak di negara lain, tetap pulang!” ujar Presiden menegaskan.

Sementara itu Menteri Keuangan Sri Mulyani dalam sambutannya mengatakan bahwa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) merupakan instrumen yang dihadirkan Pemerintah untuk mewujudkan mimpi anak Indonesia.

“Ini adalah salah satu instrumen untuk mewujudkan mimpi kita agar para putra-putri generasi muda Indonesia. Mereka yang memiliki impian dan ambisi tinggi, mereka tidak melihat tantangan sebagai sesuatu yang membuat kecil hati, tapi mereka akan berkompetisi sangat keras. Mereka berprestasi dan kemudian meraih dengan mendapatkan beasiswa di universitas-universitas terbaik di dunia dan di tempat yang memang mereka ingin tekuni,” ungkap Menteri Sri Mulyani di hadapan alumni dan awardee LPDP.

Menteri Keuangan Sri Mulyani juga memastikan kelolaan Dana Abadi di Bidang Pendidikan oleh LPDP dapat dimanfaatkan oleh seluruh masyarakat Indonesia termasuk di Daerah 3T (Tertinggal, Terdepan, Terluar) melalui beasiswa afirmasi.

“Kami juga melakukan afirmasi terutama bagi murid-murid anak muda yang berasal dari daerah-daerah 3T. Ini juga merupakan salah satu bentuk bahwa seluruh anak Indonesia dimanapun mereka berada, mereka berhak punya mimpi, mereka berhak untuk memperjuangkan mimpinya,” tambahnya.

Acara Puncak LPDP Festival ini mempertemukan para penerima manfaat pendanaan LPDP seperti grantee pendanaan riset dan awardee beasiswa LPDP yang telah menuntaskan studinya maupun yang masih berjalan. Diharapkan pertemuan besar ini sebagai sarana diskusi dan dialog dengan maksud menyamakan visi dan menyatukan langkah untuk berkontribusi pada masyarakat. 

Melalui rangkaian LPDP Festival ini pula diharapkan akan memunculkan semangat di kalangan masyarakat luas untuk meningkatkan taraf pendidikan tinggi dan inovasi riset yang senantiasa akan difasilitasi oleh pemerintah, khususnya LPDP.

Acara Puncak LPDP Festival yang dikhususkan untuk para alumni, awardee, periset dan undangan terbatas lainnya ini dipandu oleh duet Kemal Mochtar dan Astrid Tiar. Terdapat penampilan hiburan pembuka oleh Indonesian Dance Festival dan stand up comedy dari Oza Rangkuti, dan ditutup oleh penampilan penyanyi Tulus yang sukses menghibur para hadirin. 

Sebelumnya pada tanggal 1 sampai 2 Agustus telah terselenggara LPDP Festival yang mencakup Edu Fair, Job Fair, Research Fair, IELTS dan TOEFL Try Out Test, Talk Show dan Seminar, hingga Pagelaran Budaya dan Bioskop Mini dari para penerima manfaat Dana Indonesiana. Tercatat ada total 5.322 pengunjung yang menikmati berbagai acara LPDP Festival.